Dan pasti para pembaca CCS tahu dong kejadian selanjutnya.Sore itu saya di rumah sedang rebahan di kamar, ketika Elisa menelponku. Bokep Dan kita berdua saling menyabuni dan membelai menyelesaikan mandi untuk menuju ke hotel.Sesampainya di Hotel, kita langsung menuju kamar Ita, dan ternyata Toto masih tergeletak dengan nyenyaknya. “Nama kamu bagus ya, kok kayak nama Jepang sih” tanya saya bingung dan kagum karena sorot wajahnya yg sangat cerah. Karena saya takut nanti disangka sombong pamer macem2. “Sialan lu, gue mah lempeng2 aja cuman gue emang nggak terlalu demen dandan feminin”. “Ohhh mbak, aduuuh, enak deh mbak, aduuh iya iya situ enak bangeeeeet” desah Narumi terputus-putus sambil menjilati dadaku. Paginya Elisa terlihat semakin akrab dengan saya, kita bercerita tentang hobby, kebiasaan, dan hal-hal kecil lain yang tidak penting, namun semuanya terasa sangat indah.




















