permisi, biar saya tidur saja di kamar sebelah” kataku sambil turun dari ranjang dan berjalan keluar.Mbak Salsa hanya diam saja. Bokep Aku sedikit terangsang karena hal ini, tapi aku coba menghilangkan pikiran ini karena Mbak Salsa sudah aku anggap sebagai keluarga sendiri.“Eh iya sampai lupa buatin kamu minum, kamu pasti haus, sebentar ya..” kata Mbak Salsa ditengah pembicaraan.Tak lama kemudian ia datang, “Ayo ini diminum”, kata Mbak Salsa.“Kok sepi, pada kemana Mbak?” Tanyaku.“Oh kebetulan Mas Heru (suaminya Mbak Salsa) pergi kerumah orang tuanya, ada keperluan, rencananya besok pulangya dan si Deni (anaknya Mbak Salsa) ikut” jawab Mbak Salsa.“Belum punya Adik Mbak dan Mbak Salsa kok nggak ikut?” tanyaku lagi.“Belum Pablo padahal udah pengen lho.. Karena lama nggak bertemu, Mbak masih saja menganggap kamu seorang anak kecil seperti dulu aku ngasuh kamu.




















