Lalu aku diajak masuk ke dalam rumahnya. Dengan ragu-ragu tangannya diarahkan ke vaginaku, tapi akhirnya dia meraba juga. Bokep Namun dengan orang dan lokasi yang berbeda. Dia terus mengocokku tanpa ampun. Setelah itu Andre melepas semua ikatan di tubuhku. Kemudian aku dibawa ke tempat “pengorbananku”. Lalu Andre menyuruhku berdiri dan kemudian baju dan celanaku dilepas. Kemudian kami bersepakat untuk bertemu. Tapi rupanya setelah ikatanku dilepaskan bukan berarti “penderitaanku” berakhir. Tak henti-hentinya Andre terus mempermainkan vaginaku yang sudah mulai agak basah. Dengan tiga lubang di pasung itu, yang tengah dilekatkan dileherku dan kanan kirinya berukuran pas dengan pergelangan tanganku.




















