bunyi pintu dibuka dari kamar tidur Desrita, puteri Dartowan, remaja jelita yang berusia 17 tahun itu.Desrita yang berpakaian piyama keluar dari kamarnya dan langsung mendekati dan duduk disamping ayahnya pada sofa itu.“Halo pa… sedang ngapain nih…?”, sapa Desrita bernada dewasa melebihi usianya sendiri.“Hei sayang…”, Dartowan balas menegur puterinya sembari lengan kanannya merangkul bahu mungil indah Desrita dan mendekatkan wajahnya ingin mengecup bibir sensual puterinya itu… tetapi kalah cepat… Desrita lebih gesit telah menutupi mulutnya dengan telapak kirinya yang halus. Bokep Montok “Sejak kapan yaaa… papa mulai genit…?”, tanya Desrita sambil memandang wajah ganteng ayahnya tetapi kenapa malam ini kelihatannya… rada genit?!“Bukan genit… sayang… masak sih baru mau mengecup bibirmu saja… tidak boleh sih…?”, kata Dartowan pura-pura merengut pada puteri kandungnya itu.“Oooh… itu…?




















