“Ray, Aku masih perawan.”
Ah! Berteriak-teriak protes di sisi kupingku, karena menurutnya, seandainya saja saat itu tidak ada rencana yang sudah terbentuk, ia pasti sudah melayangkan bogem mentahnya ke rahangku. Bokep indo Itukah sebabnya kamu diam saja mendengar selorohanku tempo hari? Entahlah, itu urusan wanita. Apalagi di saat-saat seperti ini. “Seandainya saja pikiran kita sudah lebih terbuka, mungkin Indonesia sudah kehabisan perawan. Tanpa mereka sadari. “Ray, aku menyayangimu.”
Ah, Chie. Betapa aku sangat menyayangi gadis ini. Jay sekarang ada di sebelahku, dengan rokok Dji Sam Soe kretek di bibirnya. Ucapan itu sangat pahit dan mengena. Dan aku masih sering menghubunginya. “Chie, jangan!”
Chie mendesah.




















