Aku duduk bersandar santai di sofa di dekat meja tempat amplop bayaran itu.Kutarik bagian bawah dasterku sampe menampakkan cd hitamku samar-samar, kuturunkan lengan dasterku sampai tetekku hampir tumpah semua yang kanan. ya ga lah yau…. Bokepindo Karena kebabanyakan keluarga kecil yang sibuk. Akupun keluar dan memanggil pak surip untuk istirahat. Dan kulirik dari ekor mataku.Astaga….. Aku lebih suka sama kontol2 abg yang g banyak maunya dan bersih karna perjaka Dari pagi aku tunggu pak surip, dia penjual buah keliling umurnya sekitar 50 an mungkin tapi badannya lumayan berisi. Sementara aku g mau sembarangan ngentot sama orang. Makanya daripada nganggur aku mending beres-beres rumah. “Anu pak… nanti agak siangan bisa bantu rapiin taman ? Dan reaksi yang g kuduga adalah dia nunduk sampe mukanya hampir menyentuh lantai cuma untuk melihat cd ku lebih




















