Ini bukan hanya terjadi sekali ini saja. Bokepindo Mana ngerti yang lainnya selain saling buat enak?”Dia menghentikan mobilnya. Beberapa kali di kamar kostku, di toilet restoran tempat kami singgah untuk makan malam, di closed-cyber yang biasa kami kunjungi. Hanya ‘having fun with friend’ aja, kurasa.”
“Beneran nih?” tanyanya menantang. Aku langsung membuka mulutku, menerimanya. Aroma dan pesonanya yang begitu maskulin memabukkanku. Cerita ‘Am I A Gay?’, cerita ini serta cerita-cerita berikutnya yang bertema ‘Season’ akan merupakan cerita lepas yang bersambung). Benar-benar tanpa perlawanan sama sekali. “Itu mah udah ML lagi!”
Aku juga tertawa, “Maklumlah. Aroma dan pesonanya yang begitu maskulin memabukkanku. Dia menghargaiku, dan aku menyukainya. Kan masih polos waktu itu.”Dia membelokkan mobilnya kearah yang tidak seharusnya jika hendak mengantarku pulang.“Lalu, sekarang gimana nih kalian berdua.




















