Saya hanya tersenyum. Bokepindo Cukup lama kami berpandangan dengan keadaan bugil dan basah berkeringat.“Kamu cantik dan baik banget Lin”, katanya tiba-tiba. Dia tidak membalas pertanyaanku, melainkan langsung memelukku dari belakang, dan dia berbisik lagi padaku.“Badan kamu bagus sekali ya Lin..”.Saya tidak bisa berbuat apa-apa selain berbalik badan dan menatap matanya serta tersenyum padanya. Lalu kami berdua duduk lemas dengan saling berpandangan. Sebelum keluar dia bertanya padaku,“Lin kapan kita bisa ‘begituan’ lagi?”, dan saya menjawab “Terserah kamu Lang”. Badanku terasa lemas sekali, lalu Gilang duduk di pinggir meja dan memandangi wajahku yang sudah basah bermandikan keringat.Ia berkata padaku sambil tersenyum, “Kamu kelihatan capek banget ya Lin…”. Gilang memegang pinggulku dan menaik-turunkan diriku. Sebelum keluar dia bertanya padaku,“Lin kapan kita bisa ‘begituan’ lagi?”, dan saya menjawab “Terserah kamu Lang”. Gilang membalas dengan nafsu sambil




















