Lira pun bisa merasakan hangatnya muncratan sperma Andi di dalam vag†nanya. Tangan Andi mulai mengusap-usap klitoris dan bagian luar vag†nanya. Bokepindo Berpagutan dan saling bertukar lidah membuat suasana semakin hangat.“Ndi…,” Lira berusaha mengontrol dirinya. Dilanjutkan gosokan sedikit keras yang menekan alat genitalnya. Mulutnya sedikit terbuka dan setiap isapan Andi di putingnya mengeras, kepalanya terlonjak ke belakang. Sekali terbuka, kedua tangannya menyusup dari bawah dan mengangkat pakaian Lira melewati leher.Dan sekejab ia langsung bisa melihat bukit besar menantang itu langsung di depan matanya. Andi terdiam sesaat di atas buah dada idamannya itu merasakan betapa nikmat persetubuhannya dengan Lira.Lira mengusap lembut kepala Andi penuh kehangatan.“Puas Ndi…?”Andi hanya mengangguk. Andi melepas sendiri kaus yang dikenakannya dan tak menyia-nyiakan pemandangan indah bibir-bibir vag†na berwarna coklat muda yang terpampang di depannya.




















