Saat itu aku bermaksud untuk pulang ke desaku karena ada urusan yang hendak dikerjakan. Kejadian terjadi sekitar tahun 1995, ketika itu aku duduk di semester V di sebuah PTN di Medan. Bokepindo creett.. Lalu mulai rayuan mautku di dalam mobil itu sementara si supir tersenyum-senyum mendengarkan rayuanku. Dan setelah ngobrol ngalor-ngidul plus perhatian dengan pegang tangan sambil pura-pura tidur, kemudian setelah kira-kira jam 06:00 pagi setelah matahari menampakkan sinarnya yang perkasa kebetulan cahayanya langsung dari depan sehingga agak menyilaukan kami. creett.. Jarak desaku sekitar 5 jam perjalanan dari Medan, dan kami biasanya untuk pulang menggunakan jasa angkutan mobil yang sekaligus mengantarkan koran untuk daerah tersebut, jadi berangkatnya sekitar jam 2 dini hari dan sampainya sekitar jam 7 pagi. Dengan lembut dan penuh perhatian kucoba kututupi matanya dari sinar yang menyilaukan dengan telapak




















