Ia menarik kepalaku dan menciumnya ganas. Dibalikkan badanku lalu mengguyur senjataku, digosok-gosoknya hingga sedikit memerah. Bokep Kulihat dengan ujung mata, Tina sedang di kamarnya entah beraktifitas apa. Kubalikkan tubuhnya, lalu kuguyur punggungnya sekarang. Kugosok leher, pundak, dan kedua tangannya. ”Ooouugghhh Tttiinnaahhh..hhhmmm..”. Kepalanya tertunduk menghadap air di bak mandi. Tamat Tina agak malu rupanya, tetapi ada sedikit senyum di sana. Kubasahi lagi sabun, dan kugosokkan ke pinggang, paha dan kedua kakinya. ”Maksud saya..sekalian sekarang sama saya. Bibirku dicarinya lalu ”hhhmmmpppfffttt..”. Sejak Tina bersuara, aku sudah berhenti dan diam di dekat pintu kamar mandi. Tina lalu menggosok gigi dahulu. “Sedikit putih ternyata anak ini. Aku masuk rumah lalu cepat cepat duduk di depan komputer, browsing, karena suami adikku memasang internet untuk mendukung pekerjaannya.10 menit kemudian Tina menyajikan segelas es teh untukku.




















