Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia.“Pak, habis ini pulang aja yuk” kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan.“Kenapa?” tanyaku.“Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Bokepindo Susanpun mengerang kenikmatan.Setelah itu, dia kembali berdiri dan kemudian berbalik membelakangiku. Setelah itu Santi memasukkan kembali kemaluanku ke dalam liang surga Susan.Setelah beberapa menit, aku berdiri dan kuminta Susan untuk menungging di sofa. Aku dan Pak Erwan berbincang-bincang mengenai proyek implementasi software dan juga tambahan hardware yang diperlukan.Memang perusahaanku sedang ingin mengganti sistem yang lama, yang sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan perusahaan yang terus berkembang. Kulihat Santi masih menonton adegan di layar sementara Pak Harry mengelus-elus pahanya.




















