Assalamu’alaikum” sambungku.“Iye beres bosskuh, wa’alaikum salam.”Akhirnya setelah dewi menelpon, aku pun men-share lokasiku kepadanya.Sebenarnya aku faham betul bahwa kondisi seperti ini pasti bakalan terjadi, sehingga aku memutuskan untuk tidak berada di kedua rumahku. Am em am em, ona anu ona anu” selidik Bondan.“Kagak, gue gak kenapa-kenapa kok” Jawabku mencoba mengatasi kondisiku.“Lo kebiasaan ye. Bokep indo hd Karena aku tau kamu menjaga betul kehormatanmu sebagai wanita” ucapnya.Lagi-lagi air mataku tak dapat kubendung, akupun memeluknya sangat erat dan menangis bahagia di pundaknya seraya berbisik ke telinganya “kasih aku kesempatan cil”.“Kamu kok tau nama panggilanku dulu?” Ucapnya kaget.“Ada deh, aku cinta kamu cil. PART 1POV Bondan
Semalaman android keluaran chinaku hampir tak berhenti berbunyi karena banyaknya notifikasi masuk yang isinya sudah dapat aku tebak, namun tak satupun dari pesan itu yg aku balas.




















