“Kamu bawa mobil..?” tanyaku heran. “Kemana..?” tanyaku sambil mengikutinya berdiri. Bokepindo Sekujur tubuhku jadi menggigil, dadaku berdebar-debar, dan kedua bola mataku jadi membelalak lebar saat Uwak mulai melepaskan pakaian yang dikenakannya satu persatu sampai polos sama sekali. Aku benar-benar kewalahan dikeroyok lima orang pria yang sudah seperti kerasukan setan. Uwak mendekatiku, tetapi keempat pria lainnya juga ikut mendekati sambil menanggalkan penutup tubuhnya.“Eh, apa-apaan ini? Malas kalau naik kendaraan umum..” katanya beralasan,”Kamu sendiri..?” sambungnya. Soalnya rumahku kan cukup jauh. Berbagai macam perasaan berkecamuk menjadi satu. “Jalan-jalan yuk..!” ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri. Berbagai macam perasaan berkecamuk menjadi satu. Soalnya rumahku kan cukup jauh. Bagaimana mungkin aku dapat melakukan sesuatu dengan kedua tangan dan kaki terikat seperti ini..?




















