Tapi aku tetap tidak mau.Dengan lembut dia menidurkan aku disofa dan dengan lembut pula tanpa kata kata, dia membuka kancing bajuku dan dia menyentuh kedua bukit kembarku, aku mendesis desis. “Bi… Tolong buka pintu, ada tamu”, aku menyuruh pembantuku. Bokepindo Pembantu telah pergi dan akhirnya tinggal aku dan Randi, sempat melihat jam menunjukan pukul 12. Bisa-bisa aku dianggap serong sementara suamiku masih berada di kantor.Aku berontak untuk berdiri dan meninggalkan ruang tamu. Dia berkata:“Bu, kita kekamar ibu, dan suruh pembantu ibu pergi kemana gitu biar kita senang–senang tanpa ada yang menganggu…”Aku diam terpaku dan masih bimbang apakah aku menerima berselingkuh apa menolaknya, apa ini sudah termasuk berselingkuh. “Bi… Tolong buka pintu, ada tamu”, aku menyuruh pembantuku. Tahu bahwa ada pembantuku di dapur dia berani mencoba melakukan macam ini padaku. oohh”, kata Randi




















