Beberapa saat setelah Guntur dan Fahmi bergiliran memperkosa Karen, akhirnya Florensia memberi kode bahwa durasinya sudah cukup. Bokepindo ***
“Sudah belasan kali nih… Kembung perut gue minum jus ini… Sampai pusing-pusing…”, kata Karen. “Pokoknya kamu entar tungguin aja bayarannya, pasti mantap dah…”, lanjut Florensia. Karen terlihat lemas berbaring di matras, ia baru sadar bahwa minuman yang ia minum mengandung sesuatu semacam obat bius atau sejenisnya. “Nih, seperti ini…”, kata Florensia sambil menunjukkan majalah dewasa yang ada di lacinya. Payudara mangkel Karen kini penuh cupangan kemerahan. “Ah, bisa saja…”, balas Karen. Namun sudah banyak surat lamaran yang ia sebar, dan tidak ada satupun yang membuahkan kabar baik. “Eengg, saya belum punya pengalaman kerja di mana pun…”, kata Karen. Karen berpikir bahwa pelan-pelan ia bisa mengajak teman-temannya untuk ikut bergabung.




















