Aku kini betul-betul telanjang bulat, baru kali ini aku seperti ini di tempat kerjaku. “Yee…si bapak, kok pindah-pindah melulu dari tadi?”
“Hehe…biar gak bosen Non, ganti suasana, mumpung sepi juga” katanyaAkhirnya kami berlari kecil tanpa sehelai kain pun di tubuh dan masuk ke ruangan showroom mobil. Bokepindo Kubuka lebih lebar kedua belah pahaku sehingga dengan mudah ia menciumi dan sesekali menjilatnya karena paha itu persis setinggi kepalanya. Erangan sensual, suara kelamin beradu dan aroma mesum kami memenuhi mobil mewah ini, hingga akhirnya ia mendesah..“Uuuh Non…saya mau crot nih!!”
“Saya juga dikit lagi Pak, bareng yah..”Tak lama tubuh kami berdua kembali menegang keras, aku kembali ejakulasi, cairan kewanitaanku meleleh membasahi selangkangan kami, secara bersamaan ia menyemburkan lahar panasnya untuk kedua kalinya di dalam vaginaku, kini semprotannya semakin terasa di dalam rahimku.




















