Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin.Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Bokep Aku memberikan kalung emas bermata zamrud kepada Sandra. Kami bergumul dan bergumul lagi. Aku masih merasakan getaran-getaran aneh di hatiku, tatapan Sandra masih menantang dan panas, senyumnya masih menggoda. Sandra mencubiti aku, menjambak rambutku, rupanya dia ” keluar”, dan menjerit kenikmatan, lalu aku menyusul yang “keluar” dan oh, oh..oh..muncratlah air maniku dilubang ‘Ms. Penny’ku di ‘Ms. Aku demikian pula, semakin menekan ‘Mr. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu.




















