Malu! Bokepindo Kecapekan kali, tadi sekolah aku main sepak bola. Tapi kamu kan masih kecil, kalau kamu sudah seumuran pamanmu, pasti punyamu lebih gede. Kamu kan kalau mimpi juga kayaknya bener terjadi kan? tanyaku tak mengerti.Burungmu jadi tambah gede! Bahkan di permainan yang kelima, saat hampir mendekati subuh, kugoyang tubuh bibi hingga 15 menit. Aku terbangun oleh suara adzan maghrib dari musholla di ujung gang. Tapi udara yang begitu dingin membuatku terbangun dan ingin ke belakang. Bibi, masih sambil tidur, memberiku jalan untuk menyetubuhinya. tanyanya.Aku mengangguk, Cuma sekali, Bi. Hingga akhirnya aku pun melenguh dan… croot, croot, croot! Kata ibu, paman sepenarnya tidak pintar, tapi dia sangat rajin. Bibi telah menunggangiku. Enak sekali rasanya. Kalau aku tanya kenapa? Ada apa, Bi? aku sedikit tidak konsen dengan omongannya. Begitu juga dengan bibimu.




















