Setelah beberapa menit, telinga Fenty
– menangkap suara ranjang berderit berulang-ulang. Fenty segera memijit pundak Papanya sambil nonton TV. Bokepindo “Mau makan siang dimana?” tanya Papanya. Tangannya mulai mengelus dan meremas buah dada Fenty. “Ada apa sayang?” tanya Papanya sambil terus memompa kontolnya. Papa harus segera ke kantor lagi,” kata Papanya sambil tersenyum lalau melepas semua
– pakaiannya. Sesuai dengan penuturan Fenty, sejak saat itu hampir tiap hari Fenty dan Papanya bersetubuh pada jam istirahat siang. “Ih dasar otak horny!” kata Fenty tersenyum sambil melepas seragam kuliahnya. “Nah, biasanya suka ada maunya kalau kamu sudah begini,” kata Papanya sambil tersenyum dan menoleh ke Fenty. Fenty tersenyum
– lalu mencium pipi Papanya lagi berkali-kali.




















