ohhkh.. “Ya udah, udah di kunci G pitunya” tanyaku pada Ena. Bokepindo aku juga sudah lama penegen gini sama abang..” dan suara itu, ya.. “Sayang… sudah duyu ya… “ujarnya manja. “Ya udah, klu gitu abang minum teh aja ya?” tanyanya lagi sambil menaruh teh yang di buatnya di atas meja buatku, “Maksih ya” jawabku sambil memperhatikan belahan dada Ena yang membungkal tepat tak jauh di depan ku saat dia menghidangkan teh itu. Sesekali kulirik betis Ena yang mulus sambil ku telan ludahku, karena terpesona melihat betis Ena yang mulus bersih yang hanya mengenakan celana pendek.Itulah sikap Ena, dia selalu saja seperti sengaja menggodaku dengan cara nya yang selalu bolak balik di hadapanku yang menurut ku itu hanyalah akal-akalan nya mencari perhatianku. “Abang nakal….” Bisiknya sambil mendesah ditelingaku.




















