Aku mengerang nikmat, sambil tanganku membantu menyibakkan rambut Felisha yang sedang sibuk menikmati kemaluanku. Bokepindo Siang itu aku sedang suntuk sehabis berjam-jam menghabiskan waktu di depan notebook untuk mengerjakan salah satu proyek dari klienku.Memang aku ingin secepatnya menyelesaikan proyek ini, mengingat nilainya yang cukup besar. Kunikmati jepitan bibir tipis Felisha di batang kemaluanku. Mulutnya setengah terbuka, dan matanya terpenjam.“Ahhhh…ahhhh” desah gadis cantik ini saat aku mulai menggenjot kelaminku di dalam alat vitalnya. Pusing nih di mal terus” kataku setelah mereka selesai berbelanja. Dijilatinya perlahan seluruh batang kemaluanku. Kukebut mobilku menuju hotel jam-jaman langgananku.Singkat cerita, kami telah berada di dalam kamar hotel. Sementara Felisha, temannya yang seksi dengan bergairah menonton adegan kami.“Kamu buka juga dong Lis” kataku.




















