Sambil terpincang-pincang, Ibu Diva membawakan segelas teh manis hangat untukku, dan duduk di sampingku. Sejak pertma aku melihatnya aku langsung terpana dengan kecantikan dan kemolekan tubuh tante Diva ini. Bokepindo Hingga akhirnya aku bisa mengenalnya dan semakin hari semakin dekat tantu Diva. Enak sekali tadi” Kataku tersenyum“Sama-sama,Dik! Selama konser tampak Ibu Diva sangat menikmati suasana tersebut sambil sesekali mengenggam tanganku, sehingga mau tidak mau pun aku menjadi ikut terbawa oleh suasana yang menyenangkan. Tangannya menggerayangi tubuhku, mengusap-usap celanaku yang menggembung, sedangkan aku meremas-remas buah dadanya yang masih cukup ranum untuk wanita seusianya.Lama kami bercumbu di atas sofa, lalu Ibu Diva menggamitku untuk memasuki kamarnya, dan kami meneruskan cumbuan sepuas-puasnya. Tak berapa lama kemudian dia bangkit sambil ikut memijiti kakinya sendiri.




















