Dan benar saja, sepuluh menit setelah itu, Nissa gantian menelepon saya dan mengajak saya bertemu di sebuah hotel di daerah Jakarta Selatan. Ternyata hukuman seperti ini sangat efektif karena sejak saat itu pula kami selalu bersama. Bokep Dan kami mengulang lagi apa yg sudah sering kami lakukan saat Bram ke Jakarta. Semua tingka laku kami memang tetap biasa, tdk ada yg berubah. Ketika dilepaskannya ciuman itu, ia tertunduk malu atas kelakuannya, tapi wajahnya terlihat tersenyum. Dena sudah pulang saat Nissa datang. Sampai tiba-tiba Nissa menundukan kepalanya dan ketika kepalanya terangkat lagi, saya llihat butiran airmata mengambang disudut matanya. Nissa malah mendekap saya ketika saya bergerak akan menindihnya. Setelah mengunci pagar dan pintu kami duduk di ruang tamu (kebetulan, ruangan dirumah ini selain dua kamar tidur, hanya ruang tamu ini).




















