Elisa dan saya duduk sambil berpegangan tangan, dan kepala kita satu dengan lainnya saling berdekatan, dan filmpun dimulai. “Aaaahhhh .. Bokep Tanpa pikir panjang kuminum gelas demi gelas utk menghilangkan pertentangan di dalam hatiku, dan rupanya pengaruh alkohol sudah mulai merasuk di darahku.Sambil kupeluk Narumi yg agak langsing sayapun berkata, “DN gimana kalo kita cari kamar di pavilion itu terus kita main strip poker”. “Oh saya tau maksud kamu, udah nggak apa2 dateng aja, karena si doi lagi keluar kota ” katanya.Saya hanya menganggu-ngangguk saja tanda setuju. Dan saya serta Elisa tertidur pulas kecapaian di bawah selimut tempat tidurku yg hangat.Keesokan harinya, Elisa dan rombongan pulang ke Jakarta dgn Garuda. Erangan Elisa semakin menjadi-jadi, dan tanpa tunggu aba2 segera kutarik celana dalamnya dan kumasukkan batangku yang sudah kukeluarkan dari celanaku.




















