Masa itu masa awal kenalanku, masa awal naluri lelakiku bermain. Aku terus menggenjot kontolku disela-sela selangkangannya, sambil sesekali kusentuh-sentuhkan ke belahan memeknya yang sudah basah. Bokepindo “Iiih ngapain sih…. Malu tahu…!” ungkapnya pura-pura. “Hmm…itu namanya air mani…Len…!” jelasku padanya. “Iiih….diapain sih tuh…udah….ah…!” seru Marlena sambil berusaha melepaskan pelukanku. “Iya…Len…rapetin kakinya ya…!” pintaku padanya agar merapatkan kedua pahanya. “Iya…..boleh…” ungkapnya. “Eeeh….mau ngapain sih….pake dibuka segala…?” tanyanya bingung. “Iiih ngapain sih…. Dihari berikutnya saat Marlena pulang dari sekolah langsung menuju ke kamar tempat cucian-cucian yang belum kering, karena di rumah lagi tidak ada orang, akupun mengikutinya. Aku sungguh beruntung dengan keadaan di rumah itu sore itu yang telah memberiku kesempatan untuk mendekati Marlena gadis kecil yang cantik.




















