Aku tidak tega, aku kasihan! Bokep Selaput tersebut ternyata tidak bening, namun berwarna sama dengan lainnya, merah darah. Aku baru tahu bahwa klitoris bentuknya tidak bulat, namun agak memanjang. Cairan vagina diperbanyak dengan air liurku menciptakan lubang hangat tersebut semakin basah. Matanya yang jernih indah menatapku bahagia, dan seraya tersenyum dia berkata, “sama-sama.” Kutitipkan padanya untuk mengawal baik-baik anak kami, bila embrio itu tumbuh nanti. Masih terbayang dalam ingatanku perasaan bahagia dan lega Cerita Malam Pertama Pengantin Baru ketika selesai menyampaikan ijab kabul di muka penghulu tadi pagi. Kupeluk dia, kukecup keningnya kemudian kuajak dia guna berdoa pada Yang Maha Kuasa laksana pesan mertua laki-lakiku tadi. Tapi gairah dan nafsu laksana tidak pernah padam.




















