Dan Aira mulai dijadikan sebagai pemuas dan sarana pelampiasan nafsu lelaki-lelaki maniak.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Tangan Bapak Sony sedemikian keras memegangi pergelangannya, sampai sakit rasanya. oh..!”Aira mengoyang-goyangkan pinggul untuk mengimbangi hempasan pinggul Mr. Bokepindo Pak Sony menjambak rambut Aira dari belakang sambil terus menghela batang kejantanannya keluar masuk lubang pantat. Helaan pantatnya semakin cepat, dan akhirnya ditumpahkan air maninya di dalam pantat Aira sambil mengerang dan mencakari punggung Aira. Mereka kemudian memeluk dan menciumi Aira dgn sangat lembut dan mesra, sambil meminta maaf atas perbuatan mereka itu. Elisabeth meninggalkan ruangan untuk pulang. Mulut Mr. Airapun mengakui kepada mereka bahwa sebenarnya ia sangat menikmati ‘perkosaan’ itu.Kejadian malam itu tdk berhenti sampai disitu, karena sejak malam itu Aira jadi ketagihan melakukan seks dgn lebih dari 1 lelaki.




















