Sampai di Posko sudah jam sembilan malam.Seperti sudah ada kesepakatan sebelumnya, kita tidur jadi satu lagi. Tanganku segera mencari sasaran. Bokepindo Lelah menyanyi berbicang-bincang membicarakan masalah pribadi, bahkan mencurahkan rahasia terdalam. Satu-satunya yang aman kulakukan adalah membebaskan si kecil dari CD dan sarung yang membuatnya terjepit. Maka kurapikan seperti semula. Sampai akhirnya dia ambruk di dada Ponijan yang terus ngorok seperti suara gergaji. Kami benar-benar sudah lelah lahir batin. Menahan rangsangan itu sampai gigiku gemeletuk seperti kedinginan.Kesadaranku makin lama makin hilang, otak sudah dikuasai rangsangan birahi yang menggelegak. Dengkurnya halus. Sayang sekali, tidak lama kemudian sudah terdengar azan Subuh. Gerakannya liar semakin lama semakin cepat.




















