nggak tahan”, katanya disela rintihan. Aku menurut aja melangkah ke lift yang membawaku ke kamar itu. Bokepindo Bosku ini bener-bener cantik, maklum mantan peragawati. Lama kami berhadapan, aku di tempat duduk sedangkan Bu Melly dibibir tempat tidur. Wow, aku tersedak melihat pemandangan didepanku. “Bu.. Setelah memastikan namaku dia mempersilahkanku menuju kamar 809, katanya Bu Melly menunggu di kamar itu. Kutau itu isyarat mengajak pindah ke ranjang. Memang aku sering menatap Bu Melly disetiap kesempatan, apa lagi kalau sedang rapat kantor. “Jangan terima kasih dulu Bu, soalnya ini belum apa-apa, nanti Andy kasi yang lebih dahsyat”, sahutku. Tapi mungkin itulah kehidupan suami istri yang lama-lama bosan, pikirku.Bu Melly menarik tangaku. Aku masih gugup. “Ayo sama-sama aku juga mau”, balasnya disela erangan kenikmatannya. “Baik Bu”, jawabku sambil keluar dari ruangannya.Setelah membereskan file-file, pas jam












