Tapi “what the hell, what will be, will be”. Bokep indo “Aku gantian, Pak” Diana ikut-ikutan muncul suaranya setelah takjub melihat percobaan aku pada pak Sebastian. Yg satu Diana yg lain CKD-USG yg sangat istimewa itu. Bukit keperempuanannya dipayungi oleh rambut yg lebat. Sambil dia pesan, agar barang yg diterima harus sudah siap dipakai dan dioperasikan. Aku sekarang sendirian di ruang elektronik, lampu sudah aku hidupkan kembali, sambil merokok dan
menunggu Diana kembali ke ruang ini, aku termangu-mangu. Diana tentu saja tak boleh pulang hingga malam tersebut, karena sebagai bagian Marketing diapun akan mendapat share keuntungan 5 % dari nilai transaksi ini. Sedangkan otak aku masih berperang antara “Mas dan Pak”. Tapi “what the hell, what will be, will be”. Aku elus-elus dgn halus selangkangannya, terasa lembab.




















