Dari yang di daerah sampai ke Mahkamah Agung (ini kata majalah Tempo loh). Teman-teman, sekian dulu perkenalan saya yang panjang lebar. Bokep Ya pasti ada. Dia adalah boss tempat saya secara resmi bekerja. Saya hanya mengenakan gaun malam tipis dengan celana dalam dan BH yang siap dilepas. Lama leher dan kepala Dik Mul dalam dekapan saya. Kebetulan Pak Hendrik mem-booking saya. More money more service, no money no service.Biasanya para langganan yang sudah ngefans betul pada saya masih memberi tips. Menurut persepsi saya (mudah-mudahan persepsi saya salah) dunia peradilan di negeri kita masih semrawut.Mafia, nepotisme, sogok, intimidasi masih kental mewarnai dunia peradilan kita. Teman-teman, sekian dulu perkenalan saya yang panjang lebar. Tetapi saya tidak mau. Menjadi sopir pribadi, mengurus pembayaran kontrak, mengatur waktu kerja, melindungi dari berbagai pemerasan oknum keamanan dan sebagainya,




















