“Saya nggak mau uang…” jawabku. dan tak mungkin aku dapat menggoda seorang istri yang selalu taat menjalankan perintah agama. Bokepindo Dan ternyata di LSM yang digelutinya ini, ia mendapatkan kepercayaan untuk mengawasi pencairan dana masyarakat di luar kota dengan honor yang lumayan untuk menghidupi keluarganya. “Tidak akan saya lakukan…asal ibu memenuhi keinginan saya” kataku lagi.Lama dia tidak menjawab…Dan akhirnya…“Baiklah… saya menyerah…, tapi kumohon…. masukkan…. Sebelum aku keluar dari rumah dia memberikan kecupan yang hangat dan mesra di bibirku sambil berbisik.“Jangan lupa ya… seminggu 2 kali bapak harus memberi kenikmatan padaku…”Wah… nekad juga rupanya istri tetanggaku yang alim ini, jika sudah tahu sesuatu yang sangat nikmat yang bisa dia dapatkan dari diriku. Apalagi dia selalu mengenakan kerudung dan tidak pernah memberi kesempatan kepada bukan muhrimnya untuk berbicara bebas dengannya.Akhirnya aku punya ide untuk




















