“Aku janji aku akan pulang,” katanya. Dan ketika itu juga Ratri meludahkan cairan yang disimpan dalam mulutnya ke dalam mulut Sekar. Bokepindo Akhirnya, Bayang Ireng melepasnya.Sekar yang capek sekali ambruk ke tanah. Oh, enak sekali ketika payudaranya dimain-mainkan seperti itu! Ratri!” Sekar memanggilnya. Sekar lalu menjerit ketika dia merasa seluruh tubuhnya digenggam erat oleh banyak lengan dan dipaksa bergerak naik turun menancap di lingga Bayang Ireng. “Tidak… AH!” Sekar kembali menjerit ketika payudaranya diremas keras. Sekar dan Ratri menjerit berbarengan ketika kedua sahabat yang terjerat itu dibawa ke puncak swarga birahi oleh lingga-lingga cabul si dedemit hitam. Dan sebagai prajurit aku harus mematuhi sabda Panglima-ku, membantu beliau sekuat tenaga.”
Pendekar perempuan yang dipanggil Sekar itu melompat berdiri sambil cemberut. Sekar terbelit! Dia merasa lebih susah menghadapi serangan seperti ini daripada tusukan seribu pedang.




















