Aiih kau Karim…pura-pura pula orang ini….menegangkan ototnya kau tadi….bukan mengendurkan….harusnya kau terima kasih padaku ..sudah diberi cuma-cuma menikmati bini gua…kataku dalam hati.“Sebentar pak…aku kencing dulu yaa pak….dan lanjut aku habiskan rokok sebatang ini dulu pak..maaf pak…setelah itu kito berangkat….” sambungnya denga logat Palembang yang kental, sambil mengambil rokok dari tas pinggangya.Aku menuju kemobil…aku perhatikan kembali tubuh istriku yang masih terlentang di jok mobil. Bokepindo Lalu kugigiti payudara dan melumati putting Dhini dengan kasar. ….alasannya adalah karena selangkangannya masih perih dan kurang nyaman kalau diajak bersenggama. Dengan rakus Ucok menjilat bibirnya menuntaskan sisa2 air liur dimulutnya. Kuciumi bibir istriku dengan bernafsu sambil membayangkan perlakuan Karim ketika memperkosa istriku tadi. Satu-satu terlihat kendaraan yang melewati jalan yang sepi ini.




















