Aku benar-benar tidak mengerti, dan hampir tidak percaya. Bokepindo Sudah tidak enak lagi berjalan di bawah siraman teriknya mentari. Bentuk kakinya juga indah. Ria malah meminta aku yang mengemudi. Tapi Ria menahan dan memaksaku untuk singgah.“Ayo..”, Sambil menarik tanganku, Ria memaksa dan membawaku masuk ke dalam rumahnya. Aku bermaksud mau pulang. Bahkan aku berharap kejadian cewe binal itu tidak sampai menimpa orang lain.,,,,,,,,,,,,,,,, Padahal baru beberapa detik bertemu. Gadis ini bukan hanya memiliki wajah yang cukup cantik tapi juga punya bentuk tubuh yang bisa membuat mata lelaki tidak berkedip memandangnya. Aku duduk beristirahat di bangku taman, memandangi orang-orang yang masih juga berolah raga dengan segala macam tingkahnya. Aku menggelinjang dan berusaha meronta. Aku benar-benar tersiksa. Bahkan aku berharap kejadian cewe binal itu tidak sampai menimpa orang lain.,,,,,,,,,,,,,,,,










