Begitu aku melangkah masuk dan pintu ditutup, tangan Kyle yang kokoh
menyeret lenganku ke kamar tidurnya.Dengan kasar ia mencampakkan tubuhku ke ranjangnya. Bokepindo Lho, tapi lampu jam bekerku berwarna merah dan kamar tidur ini terasa dingin sekali. Sambil berdiri di atasku, dia menggenggam bagian
leher dress-ku dan merobek satu-satunya potongan kain di tubuhku. Sambil berdiri di atasku, dia menggenggam bagian
leher dress-ku dan merobek satu-satunya potongan kain di tubuhku. Dengan
lembut Kyle mengelus-elus rambutku yang basah oleh keringat dan menutupi tubuh telanjang kami berdua
dengan selimut.Semalaman kami berdua bermain seks secara kasar sekali, saling membawa satu sama lain ke puncak
kenikmatan. Ternyata lampu hijau itu sebuah jam di sebelah ranjangku. “Enggak deh, kalo ketahuan sama Tina dan orang2 kantorku bahwa aku tidur dengan klien, bisa habis sudah
karirku”Kyle terlihat agak jengkel dengan balasanku, sementara itu Tina terus berusaha mengobrol




















