Dan saya sembari memijit tangan kanannya.“Uh, enak banget Mas” desah Amida sambil menikmati pijitan qu.saya pun semakin berani memijat -mijat dari tangan pindah ke pundak, dari pundak pindah ke bagian lehernya. Bokep “Emang kamu belum pernah tahu?” Tanya qu. Sebelum menghilang di balik belokan , Amida mulai tersenyumdan penuh arti kepada qu. “Iya, banyak kok mas , biki amida pusing lagi nih ” jawabnya
“Oke deh,Ya sudah, Amida segera ambil bukunya, nanti Mas ajari” pintaku sambil mataku tak berhenti melihat nya.Dengan melihat pesona wajah nya yang cantik dan imut itu . Sebelum menghilang di balik belokan , Amida mulai tersenyumdan penuh arti kepada qu. Amida pun terlihat mendesah dan memelukku erat. Saya kunci kamar dan saya melihat Amida berdiri di depan cermin besar dengan masih posisi bajunya terbuka, tidak dikancingkan.




















