enak banget yank..” membuatku bernafsu untuk semakin cepat menggosokannya.. matanya terfokus ke smartphone miliknya.“Sibuk apaan? Bokep ejeknya sambil mengacak-acak rambutku.Perjalanan pun berlanjut, kira-kira memakan waktu 1 jam untuk sampai ke tujuan kami, sepanjang perjalanan kami asik bernostalgia tentang hal-hal gila dan lucu yang pernah terjadi dulu..Bersambung ke chapter II bag. Hembusan angin yang cukup kencang seakan membuat tubuh ku ikut tergoyang. namun akan sangat berbeda jika aku berbelok ke sebelah kanan maka aku akan memasuki daerah perkampungan warga-warga perbatasan yang tidak begitu ramai, berkesan tenang dan jarang dilalui oleh banyak mobil ataupun motor, paling hanya mobil2 truk besar yang sesekali melewatinya.. kami hanya berpandangan beberapa saat sampai akhirnya terdengar dering suara telfon yang cukup mengagetkan kami.Huuuuhh.. tiba-tiba jantungku berdegup agak kencang sehingga memompa darahku lebih deras..




















