Dan sesudahnya, saya dapat duit. Bokepindo Saya sendiri tidak merasa cantik. Tokonya sedang sepi, tidak ada pembeli.Juragan, pinta saya. Susu saya yang tergencet jadi menyembul ke samping badan, pentilnya mencuat keras. Bagus, Denok. Hari itu saya berangkat ngamen, berusaha cari uang buat hidup.Sialnya, hari itu pasar agak sepi, dan sesudah dua jam saya baru dapat Rp5000 sesudah menari di pangkalan ojek. Awalnya kami berkeliling Ibukota, sekadar mencari keramaian di mana kami bisa memperoleh beberapa lembar rupiah demi menyambung hidup.Kami biasa mulai pagipagi, menjajaki jalanjalan Ibukota untuk mencari orangorang yang mau kami hibur dengan tarian kami. Beliau menarik badan saya mendekat ke badannya, sampai pipi saya nempel di samping dadanya yang gemuk.Ihh?!




















