Lalu Dina tertidur dan tidak menyadari hari telah pagi dan sang dukun telah pergi, sedang Dina merasa tubuhnya pegal-pegal dan tulangnya serasa mau lolos. Bokep indo Lalu Dina minta ijin untuk memakai sarung yang dipinjamkan sang dukun di kamar yang telah tersedia.Dalam kamar itu, hanya ada satu dipan kayu yang telah tua dan saat itu Dina membuka seluruh pakaiannya, sedang BH dan CD-nya tetap terpasang pada tubuhnya. Sesaat kemudian Dina telah telanjang bulat dan jari tangan sang dukun tidak henti-hentinya beraksi di sekitar daerah sensitif tubuh Dina. “Sekarang sebaiknya kita ngomong-ngomong saja dulu menunggu waktu,” kata sang dukun.“Baiklah Mbah,” lalu Dina mempersilakan sang dukun keluar kamar. Atas saran mbah dukun supaya Dimas kembali maka Dina harus memakai jimat yang akan dibuatkannya, asal Dina mau menjalani syarat-syaratnya dan itu semua terpulang kepada Dina.












