“Enggak. Bokepindo Aku yakin putri sudah lupa dengan janji ku (janji yang mana? Putri ini seorang alpha-woman-type, artinya keras kepala dan cenderung egois. Putri langsung melotot tajam “Jadi kau kira aku tempat pelampiasan?” dengan nada meninggi. Mungkin, mungkin karena aku belum “menyentuh” wanita selama 3 minggu terakhir, tawa dan ekspresi Putri membuat nafsuku tidak stabil. Tepatnya, aku ingin memasukkan alat kelaminku ke lubang kenikmatan Putri. Lepasin”. Kumajukan kepalaku untuk melekatkan mulutku ke vagina Putri. Berkat perkataan cuek ku, aku berhasil membuatnya tertawa. Sepertinya Putri juga mengharapkan ini, terbukti dengan dijambaknya rambutku ketika cairan vaginanya mulai kuisapi. Sepertinya Putri akan membantu ku keluar kali ini. Aku tidak peduli.










