“Kamu manis sekali, Von.” bisiknya lagi, sambil melepaskan kacamata saya yang minus tujuh. “Kalau gitu, diskon sepuluh pound deh!” ujar wanita Asia itu, benar-benar dengan bahasa Indonesia yang fasih dan lancar. Bokep indo Saya menyodorkan dua lembar sepuluh pound itu ke arah mereka, dan si wanita Asia langsung menyambarnya dari tangan saya. Tiba-tiba dia sudah ada di hadapan saya. Betapa tidak, rasanya nikmaat sekali. Ivon sekarang sudah dewasa! Itu pasti segerombolan preman kasar pegawai perusahaan Italia yang menagih uang keamanan. Lalu terasa tangannya yang halus memijat dan mengelus punggung saya. Saya ingat, malam itu saya sedang berada di kantor untuk menyelesaikan sisa-sisa kerjaan. Mungkin juga saya dapat menemukan peluang lain yang membuat hidup saya lebih berarti daripada sekedar karyawan admin di sebuah perusahaan kecil? Saya ingat, malam itu saya sedang berada di kantor




















