Ternyata Imron sudah membenamkan wajahnya disana. Bokepindo Bibirnya mulai terbuka dan membalas lumatan bibir Pak Kahar, lidahnya beradu saling beradu dengan panas dengan si satpam itu. “Uoohh…sedot terus Non, enak…enak…!”
Gadis itu juga melakukan cleaning servicenya dengan sempurna, seluruh batang itu dia bersihkan dari sisa-sisa sperma .Setelah mulutnya lepas tak terlihat sedikitpun cairan putih itu menetes dari mulutnya. “Non suka kan diginiin hehehe !” kata Imron yang merasa berhasil mempermainkan birahi gadis itu. Gadis itu pun sepertinya cuek saja dengan kehadiran Imron di situ, dia terus menulis tanpa menghiraukan tatapan menelanjangi Imron. Joane dapat melihat dengan jelas wajah menjijikan pria itu sedang mengagumi pantatnya melalu pantulan cermin di hadapannya, juga terlihat Imron dengan terburu-buru membuka celananya sendiri, mengeluarkan senjatanya yang siap ditembakkan
“Plak…” sebuah tamparan keras pada pantatnya membuatnya kaget dan menjerit.




















