Tapi sungguHPun begitu, aku tidak mencintai dia sama sekali dan tidak menganggapnya sebagai pacar, walaupun sebetulnya aku sendiri juga belum punya pacar, jahat juga yah aku.Beberapa puluh menit kemudian pintu diketuk oleh Mas Mahen dan akhirnya kamipun pulang, sampai di rumah sudah sekitar jam 11 malam. Bokep Mitha, Rikha, dan aku yang belum bisa berenang cuma berputar-putar saja di pinggiran, sedangkan Mas Mahen berkelana ke sana ke mari dengan bebasnya.Waktu ada kesempatan, aku tanya pada Mas Mahen soal Mitha. Kami berpandangan beberapa saat. Mas Mahenpun mulai menciumi leher Mitha. Aku memeluknya, lalu kami saling mengulum bibir, lalu memainkan lidah.., Hmm nikmat sekali.Beberapa saat kemudian, aku hentikan permainan bibir itu lalu aku terdiam. cuma yang aku perhatikan, Rikha agak tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, dan dia tidak berani menatapku secara langsung, malah sepertinya menunduk terus.




















