Tiba2 aku tergelitik utk bertanya mengenai peristiwa dulu itu. “Makasih mbak” ujarku ketika menerima segelas air putih serta meminumnya perlahan. Bokep indo “Yaaaa..gimana den..gak usah de..yg telah yaa telah..”Jawabnya. Angin menerpa atap seng,memunculkan suara berisik. “Ini uangnya saya ambil den, kelak diusahain dikembaliin kok..” Ujarnya pelan, suaranya berat,hidungnya semacam tersumbat cairan. Tanganku telah kesana kemari meraba tubuhnya, jemariku lincah menggosok2 kurang lebih selangkanganya. “Santai aja dulu..temenin saya sarapan dulu..” Ntah kenapa pagi itu aku agresif. Tangan kananku meraih jemari kiri tanganya. “Soal tua sih gak jadi soal..jujur aja, mbak tetap luar biasa kok..”Lanjutku makin berani. Kemudian aku bangkit berdiri di atasnya. Akhirnya permainan ini usai.




















