Bu Ambar hanya bisa pasrah membiarkan dirinya diperlakukan seperti itu.Ia tidak ingin mengganggu kesenangan anaknya. Bokep Mereka pun berciuman mesra sekali, saling menggigit bibir, berukar ludah dan mempermainkan lidah di dalam mulut yang lain. Sambung Ibunya pelan sambil tersenyum penuh kasih sayang. Wah, ternyata labium minora Ibu sudah memble begini, pasti karena terlalu sering dipakai Bapak dan untuk melahirkan, batin Rudi. Rudi akhirnya terbujur lemas di atas tubuh ibunya dengan keringat bercucuran membasahi tubuh keduanya. Kata Rudi dengan mengendorkan dekapan kuatnya sehingga kini Ibunya tidak merasa terlalu berat lagi menahan beban tubuhnya yang sudah berat itu. Crrpp.. “Jadi Rudi boleh, Bu. kata Ibunya. Mengetahui hal itu Rudi melepaskan kulumannya pada mulut Ibunya agar ia bisa bernafas lega.Bu Ambar tampak terengah-engah seperti baru lari maraton.




















