Kedengarannya bengis dan kejam. Kemudian kulihat dia gemetar dan kelihatannya mulai menangis. Bokepindo Perlahan penisku mulai menegang sampai akhirnya besar dan tegang sampai ngilu. Dan aku langsung merasa cemas lagi. Aku merasa aku seperti merobek vagina Dhea dengan penisku, dan membuatku makin terangsang, mendorongku bergerak makin brutal. Dhea semakin histeris sekarang.Keadaanku sudah 100 persen dikuasai birahi, dan sekarang aku memusatkan perhatian untuk menyakiti Dhea, dan aku tidak punya lagi rasa kasihan buat Dhea. “.. Wajah Dhea memancarkan rasa panik dan takut, dan aku terus memperkosanya sekuat tenagaku, seakan-akan itu masalah hidup dan matiku. Hei, lao suka tidak?” Dhea hanya menangis. Dan tangannya yang terikat erat benar-benar membuat Dhea sempurna buatku.




















