Aku terus bejalan tanpa mempedulikan mereka. Bokepindo Aku menyuruhnya berbaring di sofa dengan kedua kaki lurus di atas sofa. Aku pergunakan uang itu untuk biaya pengobatan Abah dan makan sehari-hari. Mmaa …maksud Pak Kusrin, bapak mau mengambil saya sebaga istri?” tanya ku terbata-bata.“Wati … Wati …Kalau saya mengambil kamu sebagai istri, maka hubungan utang piutang di antara kita akan hilang. Itu adalah kali pertama aku melihat kontol, dan kontol itu ada di depan wajahku.Pak Kusrin meminta aku mengulum kontolnya. Yeahhhhh …. Baju kami pun stu per satu lepas dari badan kami, sehingga kami berdua benar-benar telanjang seperti bayi yang baru lahir.Di sana, di atas sofa di ruang tamu, ketika sinar matahari sore masih menerangi ruangan itu, aku dan Pak Kusrin kembali terhanyut dalam panasnya gelora birahi.




















