Nia. Nafasku terengah-engah. Jav Sub Indo Empat kali. Hari itu sebenarnya adalah jadwalku untuk kembali masuk ke kantor, namun aku belum juga datang.Siang tadi Tania telah berulang kali menelphone HP-ku, namun tidak aktif. Bergetar seirama degup jantungku yang tak teratur. Gerakannya terhenti di tengah-tengah, lalu Tania terhenyak terduduk, dan menggelinjang bergeletar. Kakiku terasa bagai melayang, padahal keduanya menjejak kasur dengan keras. Kamu pakai apa di balik dastermu Nia..?”“Nia nggak biasa pakai bra kalau mau tidur, tapi masih pakai celana dalam warna krem”“Yang ada renda-rendanya itu?”, aku bertanya penuh rasa penasaran.“He.. Tak sadar, Tania mengerang kecil, meremas seprai dengan satu tangannya.Ia seperti merasakan lagi hisapan dan remasan jemari itu di dadanya. IOU”, aku mengakhiri percakapan.“IOU Mas.., mimpiin Nia yaa.., bye”, lalu Nia menutup telephonenya.Malam bagai tak peduli. Gerah sekali rasanya”, ia berujar.Naah.. jangan tanya-tanya lagi




















